Skip to main content

Untuk trading di AS, kunjungi polymarket.us

Pandemi

$789K Vol.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Polymarket adalah pasar prediksi terbesar di dunia, di mana pengguna trading pada hasil nyata dari event di berbagai topik termasuk Pandemi dan banyak lainnya. Harga dikutip dari 0 hingga 100 sen dan mencerminkan probabilitas tersirat bahwa suatu event akan terjadi. Karena trader menaruh uang sungguhan di balik pandangan mereka, peluang Polymarket mewakili konsensus real-time dengan modal nyata, yang sering disebut sebagai "wisdom of the crowd."

Pasar prediksi Pandemi memungkinkan pengguna untuk trading saham Ya atau Tidak pada pertanyaan spesifik terkait event Pandemi, seperti "Hantavirus pandemic in 2026?". Setiap saham membayar $1 jika hasilnya sesuai, dan $0 jika tidak. Harga saham saat ini, misalnya, 98% di "Hantavirus pandemic in 2026?", mencerminkan probabilitas tersirat pasar pada waktu tertentu.

Kategori Pandemi memiliki 723 pasar yang mencakup berbagai subjek. Subkategori populer termasuk Weather, Suhu Harian, dan Pandemi, masing-masing dengan halaman khusus yang menampilkan peluang live, volume trading, dan pasar aktif. Kamu bisa menjelajahi daftar lengkap subkategori Pandemi dari navigasi sisi kiri di halaman Pandemi.

Setiap pasar Pandemi di Polymarket memiliki hasil yang dihargai antara 0¢ dan 100¢. Harga tersebut adalah probabilitas tersirat dari terjadinya hasil tersebut. Misalnya, jika "Hantavirus pandemic in 2026?" diperdagangkan pada 98%, trader secara kolektif memperkirakan probabilitas sekitar itu. Harga terus diperbarui seiring informasi baru, rilis data, dan event menggerakkan sentimen trader.

Aktivitas selalu berubah, tapi kamu bisa mengurutkan halaman berdasarkan volume 24 jam untuk melihat di mana trading terkonsentrasi. Saat ini, "Plague pandemic in 2026?" termasuk pasar yang paling aktif diperdagangkan di halaman Pandemi, bersama pasar bervolume tinggi lainnya seperti "Hantavirus pandemic in 2026?" dan "How many West Nile neuroinvasive disease cases will be reported among New York City residents in 2026?".